hair tips · info · tips

Menyiasati Bad Haircut

INILAH.COM, Jakarta – Maksud hati ingin memiliki gaya rambut asimetris ala Paris Hilton atau layer tekstur ala Hillary Duff, tapi setelah proses potong rambut itu selesai, bentuk rambut Anda justru tidak mendekati kedua model rambut yang Anda inginkan. Rasanya ingin bersembunyi dari dunia.

Mengalami bad haircut seperti menghadapi kenyataan pahit. Anda mau tidak mau harus menghadapinya. Berikut tips untuk menyiasati bad haircut agar rasa kesal bisa sedikit terobati.

Sebelum Anda melangkah keluar dari salon, si ‘tersangka utama’ hairstylist harus diminta pertanggungjawaban dulu tentunya. Katakan kepada hairstylist bahwa Anda tidak puas dengan hasil potongannya. 
Beberapa salon akan menawarkan service untuk memperbaiki potongan rambut Anda. Meskipun tidak ada jaminan dia bisa mengubah seperti yang Anda inginkan. Setelah itu silakan ganti hairstylist.
Jika rambut Anda masih cukup panjang dan bisa dikuncir, maka kucirlah ke belakang model pony tail. Itu satu-satunya cara aman untuk menutupi bad haircut.
Agar tetap bisa tampil stylish, buat kucir dengan berbagai variasi.
Masih dongkol juga karena bad haircut, coba cara ini. Cari selebritis yang sekiranya memiliki potongan mirip dengan potongan rambut Anda. 
Ikuti cara mereka ‘mendandani’ rambut yang disesuaikan dengan kepribadian Anda. Sedikit kreativitas dan rasa percaya diri justru membuat Anda tampil fabulous dengan new look.
Meski potongan rambut Anda terlihat aneh, bukan berarti Anda tidak perlu merawatnya. Tetap rawat rambut Anda agar sehat dan berkilau.
Meskipun membuat dongkol hati, satu yang harus diingat, bahwa rambut Anda akan kembali panjang. Anda hanya harus sedikit kreatif agar orang-orang tidak tahu bahwa Anda salah potong. 
Satu yang harus Anda ingat adalah, lain kali jika Anda ingin potong rambut, bawa serta contoh model yang Anda inginkan dan perhatikan ketika hairstylist memotong rambut Anda. 
Jangan segan-segan mengingatkan dia jika sekiranya dia melenceng dari model yang Anda inginkan. Lebih baik cerewet daripada menyesal kemudian bukan? [L1]

sumber : inilah.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s